Sayangnya saya sedang tidak punya baterai ukuran AAA untuk kembali mengaktifkan ‘penerang’ bimbang yang satu ini sehingga jadi tak mungkin bisa melihat bayangan buram dalam gulungan berwarna coklat ini menjadi lebih nyata. Tapi untungnya ada yang namanya peka dan bicara, mereka ternyata bisa juga bantu menerangkan, menjelaskan, dan bahkan memberi saya gambaran apa ini dan bagaimana saya? Walau setelah dipikir-pikir menjadi orang yang terlalu peka dan terlalu tak tahan untuk tak bicara adalah penuh cobaan, se-enggaknya saya bisa tahu, walau (mungkin) belum mampu menyusun apa selanjutnya, atau bagaimana langkah kedepannya. Sejujurnya ini bukan karena saya banyak pertimbangan, tapi karena saya sadar, gulungan peristiwa ini mungkin hanya butuh waktu untuk terpaparkan. Kapan? Kapanpun terang ingin. Paling tidak, terimakasih sudah men-cahaya-kan saya yang butuh silau, agar bisa istirahat berkonsentrasi memikirkan yang diluar sana, yang tak ada pengaruhnya juga bagi saya. Sistemik yang klise atau klise yang sistemik kah ini?
—-
Ninies
#9 dari 366 di 2012