Efek Rumah Kaca pernah bilang pada kita bahwa jatuh cinta itu biasa saja
dan yang susah adalah mempertahankannya kepada, dan dengan keadaan yang sama ‘berasa’nya.
Tapi, post salah satu teman saya yang saya reblog beberapa waktu lalu membuat saya ogah menggunakan kata ‘jatuh’ pada ‘cinta’ lagi. Karena jatuh tidak pernah biasa saja.
Setidaknya ada beberapa berita bahagia akhir-akhir ini, bahagia, belum tentu jatuh cinta, apalagi biasa saja.
Tapi, FYI, bahagia bisa bikin saya terbiasa. Dan ‘sudah biasa’ bisa bikin saya bahagia kapan saja. Saya berani bertaruh.
Ketika saya sudah memberanikan diri untuk terbiasa menciptakan bahagia dan menikmatinya hingga momen terakhir, itulah kebahagiaan.
Ketika saya sudah terbiasa tahu bahwa sahabat saya akan tahu apa yang saya pikirkan termasuk surprise ulang tahunnya tanggal 15 lalu, saya merasa tetap bahagia
Ketika saya cinta pada proses penuh peluh membuat makalah dan deg-degan tiada tara ketika presentasi di Salihara dan karena saya tahu itu kesempatan yang tidak datang pada semua orang, saya sangat sangat bahagia dan berharap membuat semua yang hadir juga pulang dengan perasaan demikian.
Ketika saya, saya sangat menanti-nanti hari dimana hasil kerja payah itu diluncurkan ke hadapan banyak orang, saya bahagia tak terkira. Terharu tak terbendung. Kemudian rindu menyusul, rindu segala macam proses yang sempat saya kira ‘tak akan beres-beres’.
Terimakasih atas kesediaan kalian jadi saksi mata cerita bahagia yang apa adanya ini :”)

—-
#12 dari 366 di 2012